Rabu, 01 Juli 2009

Mewujudkan mimpi jadi nyata

SUKSES DENGAN PIKIRAN POSITIF

Apa pun yang terjadi pada anda saat ini, hal tersebut merupakan buah dari cara pandang dan cara pikir anda terhadap diri anda, lingkungan dan permasalahan yang anda hadapi pada hari kemarin. Jika anda menyikapi permasalahan yang terjadi dengan pikiran yang positif, maka energi positif akan mengalir pada diri anda dan menghasilkan sikap mental dan tindakan yang positif. Pikiran negatif selalu mengalirkan energi negatif yang akan mematikan seluruh potensi pada diri anda dan menjauhkan anda dari peluang-peluang kesuksesan yang akan anda raih. Sebab setiap kali anda akan mengambil sebuah langkah besar, maka pikiran negatif akan melemahkan diri anda dengan menghadirkan bayangan-bayangan kegagalan.

Pikiranlah yang menjadikan sesuatu itu baik atau buruk, yang menjadikannya sedih atau bahagia, kaya atau miskin.
(Edward Spenser)

KEKUATAN PIKIRAN

Ada sebuah kalimat luar biasa pada awal buku Berpikir dan Berjiwa Besar karya David J. Schwartz ”Jika anda percaya anda dapat berhasil, maka anda pun akan berhasil. Hal tersebut senada dengan sebuah hadits qudsi bahwa Allah sebagaimana prasangka hamba-Nya. Jika saat ini anda berpikir positif maka hal-hal positif yang kita pikirkan pun akan anda dapatkan, dan sebaliknya jika yang ada di alam pikiran anda adalah sesuatu yang negatif dan prasangka buruk maka hal-hal yang buruk pun akan anda dapatkan sebagai buah dari pikiran negatif anda tersebut.

Percayalah!!! Jika anda berpikir bisa, maka anda bisa. Jika anda berpikir menang maka anda akan menang. Sebab setiap tindakan, sikap, perilaku dan kebiasaan kita berawal dari sebuah pikiran. Maka kekuatan kepribadian kita akan ditentukan oleh sejauh mana kita berpikir positif tentang diri kita.

Tindakan merupakan cerminan dari cara pandang anda terhadap diri anda, orang yang ada disekitar anda, lingkungan anda dan Allah SWT. Bila anda memandang diri anda kecil, maka dunia pun bagi anda menjadi sempit dan tindakan-tindakan yang anda lakukan pun menjadi kerdil. Namun bila anda memandang diri anda sebagai sosok yang besar, maka dunia pun akan tampak lebih luas, dan tindakan-tindakan yang anda lakukan adalah sebuah kerja-kerja besar yang berharga.

Kisah Bencana Tornado

Ada sebuah kisah menarik yang bisa menjadi sebuah inspirasi kita bersama. Kisah ini saya baca pada sebuah buku. Pada suatu malam Toronto dilanda angin ribut, sehingga memporak -porandakan sebuah kota kecil dan memakan ratusan korban serta merusak kekayaan dengan nilai jutaan dolar. Pada malam berikutnya lewatlah seorang lelaki yang mengendarai mobil dan prihatin dengan keaadaan tersebut. Namun dia berpikir tidak ada yang bisa dia lakukan kecuali hanya meratapi bencana yang sudah terjadi.

Di malam yang sama, seorang manager senior pada sebuah perusahaan yang sama pun melewati jalan yang sama, dia berhenti sejenak dan turut prihatin juga dengan apa yang dia lihat. Namun dia memiliki pikiran lain dari pria yang tadi. Dia berpikiran pastilah ada sesuatu yang dapat dia lakukan untuk membantu para korban bencana tersebut.

Pada minggu berikutnya, dia mengumpulkan seluruh staff dikantornya dan meminta mereka semua berpikir tentang sebuah upaya yang akan mereka lakukan untuk mendapatkan uang sebesar 3 juta dollar, 3 hari dari sekarang, dalam waktu tiga jam, dan memberikan uang tersebut kepada para korban bencana angin tornado. Kemudian ruangan menjadi sunyi, sampai salah seorang diantara mereka bersuara ”Apakah anda sudah gila? Tidak ada yang bisa kita lakukan untuk menolong para lorban bencana tersebut.”
Dia menjawab bahwa dia tidak memaksa mereka jika mereka tidak sanggup. Yang dia inginkan hanyalah berbuat sesuatu untuk korban bencana alam. Kemudian ruangan kembali sunyi. Kemudian dia menulis kembali satu sisi dari bagan putar tersebut, ”Mengapa kita tidak mampu?” pada sisi lainnya dia menulis, ”Bagaimana kita mampu?” setelah menulis kalimat tersebut dia kemudian berkata bahwa mereka tidaklah seharusnya berlama-lama dan membuang energi untuk melakukan sesuatu yang tidak mereka sanggupi. Namun mereka dapat menuliskan gagasan-gagasan sederhana tentang sesuatu yang mereka mampu. Dan kemudian dia melanjutkan bahwa tidak akan ada seorang pun yang keluar dari ruangan sampai mereka menemukan, bagaimana melakukannya?
Setelah ruangan hening dalam waktu beberapa lama, akhirnya salah seorang diantara mereka memecah kesunyian dengan mengungkapkan sebuah ide bahwa mereka dapat menyelenggarakan sebuah pertunjukan radio diseluruh wilayah bagian Kanada. Dia pun menghargai pendapat tersebut, dan kemudian menuliskannya. Namun salah seorang peserta menyanggah dengan mengatakan bahwa perusahaan hanya memiliki dua atau tiga stasiun radio di Kanada. Semua yang hadir membenarkannya, karena hal tersebut merupakan sebuah alasan yang sangat rasional.
Dia berkata bahwa stasiun-stasiun radio amat kompetitif dan tidak mau untuk diajak bekerja sama kecuali ada sebuah hal yang dapat mereka lakukan secara bersama. Spontan salah satu diantara mereka mengusulkan untuk mencari orang-orang yang berjiwa besar untuk menanggung pertunjukkan tersebut diseluruh wilayah Kanada. Dan pertemuan pun berakhir dengan sebuah kesepakatan.
Akhir cerita, mereka berhasil menyelenggarakan pertunjukkan radio di seluruh wilayah Kanada dengan sukses dan berhasil mendapatkan dana tiga juta dollar dalam waktu tiga jam selama tiga hari bekerja.

Bisa kita lihatkan? Sebuah efek luar biasa dari pikiran yang positif. Jika anda senantiasa berkata ”tidak”, ”sulit”, atau ”mustahil” maka anda tidak akan mendapatkan apapun.

SELAMAT BERJUANG

Febriya Fajri
www.wujudkan-mimpi.blogspot.com

Ayah yang Ideal

Ini ada kutipan yang saya ambil dari tulisan "Y.A.Maha Bhiksu Thich Nhat Hanh "
Suatu saat ketika beliau ceramah ada seorang anak bertanya," Dapatkah Anda memberitahukan saya apakah ayah yang ideal itu? Beliau menjawab " Ayah yang ideal adalah orang yang tahu bagaimana mencintai Ibu dan bagaimana membuat Ibu bahagia"
Sepertinya ini adalah jawaban yang sangat sederhana, tapi juga sangat dalam.
Apa yang dibutuhkan seorang bocah? Apakah dia butuh uang untuk membeli hadiah, apakah dia butuh uang untuk membeli mainan? Apa yang paling dibutuhkan seorang anak? Yang dibutuhkan oleh seorang anak adalah kasih sayang ayahnya.
Ada banyak anak yang punya begitu banyak mainan dan begitu banyak uang saku, tapi mereka tidak bahagia karena ayah mereka selalu membuat ibu mereka menderita, dan seringkali anak anak itu begitu sedih.
Mereka ingin kabur karena atmosfir dalam keluarga begitu berat, seperti atmosfir sebelum datangnya badai dasyat. Atmosfir itu adalah atmosfir penderitaan didalam rumah ketika ayah membuat ibu menderita.

Si anak ingin berlari, tapi ke mana? Dulu mungkin kita punya rumah dan kebun yang indah, dengan sebuah kolam, atau lari ke tetangga menemui seorang paman atau bibi di desa.... tapi sekarang kita mungkin tinggal di apartemen atau rumah mungil dan berada di lingkungan yang tidak ada tempat untuk berlari - hanya ada satu tempat, yaitu
kamar mandi, tutup pintu dan melarikan diri ke sana dan menangislah dia, namun ternyata di dalam kamar mandipun dia tidak merasa aman, karena masih dapat mendengar suara tangisibunya dan nada marah ayahnya.

Anak-anak yang hidup ditengah atmosfir demikian tidak bisa tumbuh dalam cara segar dan indah, bagaikan pohon yang tidak mendapatkan sinar matahari ataupun siraman air hujan, dan ketika anak itu besar , ia akan berkeluarga mempunyai istri/suami dan anak anak.

Tetapi sayang sekali dia tidak tahu bagaimana caranya membuat keluarganya bahagia, karena anak itu belum pernah belajar dari ayahnya bagaimana merawat dan mencintai ibunya. Lingkaran penderitaan ini akan terus-menerus diturunkan ke generasi selanjutnya, untuk itulah kita harus berani mematahkan lingkaran penderitaan tersebut dengan memberikan contoh nyata segala tindakan yang baik, supaya anak anak kita dapat membuka era baru di mana ayah akan mempunyai kapasitas, seni membawakan kebahagiaan, kepedulian, dan cinta kasih dalam keluarga. Dan hadiah yang paling berharga bagi anak adalah kebahagian kedua orang tuanya.
NB :
Semoga tulisan ini bisa menginspirasi kita sebagai orang tua yang peduli dengan kebahagiaan anak anak kita.
salam
melly kiong

Spirit Galileo Galilei

Ada satu rangkaian kata mutiara yang pernah diucapkan Galileo Galilei (1564-1642), salah satu ilmuwan segala jaman, yang sangat melekat di hati saya, bunyinya: "You cannot teach a man anything, you can only help him to find it within himself" (Anda tidak bisa mengajari seseorang apapun, anda hanya bisa membantu seseorang menemukannya dalam diri mereka sendiri).

Dalam suatu kesempatan, saya berdiskusi dengan salah seorang guru kimia SMU yang juga merupakan ilmuwan yang bekerja di PBB. Saya semakin meyakini apa yang dikatakan Galileo Galilei setelah diskusi singkat tersebut. Berikut cuplikannya. ...

Saya : Anak-anak di sini beruntung memiliki guru dengan profil hebat seperti anda. Seandainya lebih banyak anak-anak yang mampu bersekolah di siniJustify Full....

Guru : (sambil mengangkat bahu) Saya tidak melakukan banyak buat mereka. Saya hanya memberikan platform dan tidak ada yang eksklusif tentang platform ini. Siapapun bisa mendapatkannya tanpa melalui saya, dari buku-buku, internet, tanpa harus bersekolah di sini.

Saya : Maksud anda?

Guru : Saya bukan babysitter apabila itu yang anda maksudkan. Saya tidak akan menyuapi mereka. Apabila murid saya tidak tahu bagaimana caranya makan sendiri dan kenapa dia perlu makan maka dia tidak perlu masuk ke kelas saya karena saya tidak akan membujuk mereka supaya makan dan menjadi sehat, apalagi menyuapinya.

Saya : Wow...Saya juga berpikiran bahwa para ilmuwan akbar tidak pernah merengek-rengek meminta seseorang atau guru untuk mengajari mereka sehingga mereka dapat nilai ujian sains yang bagus ya.

Guru : Tetap sekali. Tidak ada ilmuwan besar yang merengek-rengek dan mengeluh minta diajari. Kalau seseorang tidak tahu kenapa dia belajar sains maka dia tidak perlu mencari guru untuk mengajarinya supaya lulus ujian. Kenapa? Karena dia tidak akan pernah memberikan kontribusi apa-apa di bidang sains. Sebelum murid saya memilih masuk ke kelas saya, saya akan berkata "Lebih baik kamu menjadi tukang roti yang terhormat dan berguna dari pada lulus di bidang sains dan tidak menghasilkan apa-apa. Tanya dirimu sendiri, kenapa kamu ingin belajar sains? Sebelum kamu tahu jawabannya, jangan pernah masuk ke kelas saya."

Saya : Jadi, menurut anda apakah mungkin bagi seseorang yang tidak memiliki guru hebat untuk berhasil di bidang sains?

Guru : Iya dan tidak tergantung apa yang anda maksud dengan guru.
Guru-guru hebat ada sejak ribuan tahun yang lalu...Guru selalu ada, dari Aristoteles hingga Stephen Hawking. Mereka akan terus hadir di segala jaman karena tulisan-tulisan mereka abadi. Siapapun akan selalu memiliki guru-guru hebat dari seluruh belahan dunia sepanjang segala jaman.

Bagaimana pendapat teman-teman?
Ines Setiawan